Skip to main content

Adik BW Bungkam, Haryadi Budi Kuncoro Diperiksa KPK 11 Jam

Wandinewspaper, JAKARTA- Senior Manager Peralatan PT Pelindo II (Persero), Haryadi Budi Kuncoro selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Haryadi yang datang sekira pukul 09.00 WIB ini menjalani pemeriksaan selama kurang lebih sebelas jam.
Logo
Logo
Adik kandung mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto itu baru keluar dari lobi Gedung KPK sekira pukul 20.20 WIB.

Tak ada sepatah kata yang keluar dari mulut Haryadi saat awak media mengkonfirmasi mengenai pemeriksaan dirinya yang kedua kali.
Dia yang mengenakan kemeja putih bermotif garis warna biru dengan memakai topi terus berjalan tak menghiraukan pertanyaan wartawan. Haryadi terus bergegas keluar dari Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/2/2016) malam.
Diduga pemeriksaan Haryadi terkait dengan pengadaan Quay Container Crane (QCC) di PT Pelindo II. Pasalnya, dia juga menduduki posisi sebagai pejabat Direkrut Utama PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia.
Seperti diketahui, puluhan saksi sudah diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit QCC yang menjerat RJ Lino menjadi tersangka ini. Lembaga antirasuah ini sendiri sudah menjadwalkan pemeriksaan untuk RJ Lino.
KPK menetapkan mantan Dirut Pelindo II, RJ Lino sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II tahun 2010.
Lino diduga menunjuk langsung perusahaan asal China, Wuxi Huang Dong Heavy Machinery dalam pengadaannya.
Atas status tersangka yang disandangnya, Menteri BUMN, Rini Soemarno mencopot Lino dari kursi empuk pimpinan perusahaan plat merah itu. Lino sempat mengundi nasib lewat langkah hukum praperadilan untuk menggugat status tersangkanya. Namun, langkah tersebut gagal.
Atas perbuatannya, Lino disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Red/KM)

Comments

Popular posts from this blog

Keanehan Ini Terjadi Saat Pemakaman Jasad Seorang Pejabat

Ilustrasi Wandinewspaper - Ini adalah kisah nyata proses penguburan seorang pejabat di sebuah kota di Jawa Timur. Netizen yang memberi kabar ini tidak bersedia menyebutkan namanya. Ia juga sengaja tidak menyebutkan nama dan alamat jelas keluarga jenazah demi menjaga nama baik jenazah dan keluarga yang ditinggalkan. Insyaa Allah, kisah ini dapat menjadi hikmah pada Ramadhan 1436 Hijriyah ini dan cermin bagi kita semua, sebelum ajal menjemput. Kisah ini diceritakan langsung oleh seorang Modin (pengurus jenazah) kepada pemberi kabar. Dengan gaya bertutur, selengkapnya sang Modin menceritakan pengalamannya. Saya terlibat dalam pengurus jenazah lebih dari 16 tahun. Berbagai pengalaman telah saya lalui, sebab dalam jangka atau kurun waktu tersebut macam-macam jenis mayat sudah saya tangani. Ada yang meninggal dunia akibat kecelakaan, sakit tua, sakit jantung, bunuh diri dan sebagainya. Bagaimanapun, pengalaman mengurus satu jenazah seorang pejabat yang kaya serta berpengaruh i...

Bagaimana membuat lebih banyak uang?

Picture Sofwert Wandinewspaper- Yang terbaru bagi anda bagi penjelajah waktu di dunia maya dan ini sudah barang tentu anda tidak mau membuang waktu anda sia-sia begitu saja, namun adakah terpikir bagi anda untuk Bagaimana membuat lebih banyak uang? Pada bagian ini Anda dapat mengetahui tentang pilihan bagaimana Anda dapat segera meningkatkan penghasilan Anda dan jumlah imbalan Anda. Di Red - pilihan yang tersedia Di Red kita sebut perhatian Anda ke pilihan yang tersedia bagaimana untuk mendapatkan lebih jauh lebih cepat. Jauh produktif dan manfaat maksimal yang terbaik untuk sepenuhnya mengambil keuntungan dari semua pilihan yang tersedia. Pilihan yang paling menguntungkan bahwa pengguna sering meremehkan adalah Program Referral kami yang dapat meningkatkan keuntungan Anda hingga 100% (di tingkat yang lebih tinggi bahkan sampai 200%) Dalam Hijau - opsi yang digunakan Di Green ditandai pilihan yang Anda sepenuhnya mengambil keuntungan dari dan tidak ada lagi...

Kapolda Jambi Ajak Warga Hindari Berita Hoax

Laporan Raden Soehoer Sumber : Infojambi.com WN-Jambi : Saat ini berita hoax makin menjadi-jadi, apalagi di media sosial. Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS, saat kunjungan kerja (kunker) ke Polres Batanghari, Rabu (7/3/2018) mengharapkan seluruh warga Jambi dan Batanghari menghindari berita hoax atau pemberitaan yang menyebarkan kebohongan, menyampaikan pesan pesan ujaran kebencian, termasuk provokasi yang menyebabkan masyarakat jadi berkotak-kotak atau berpecah belah. “Agar selalu kondusif, mulai saat ini hindari berita hoax dan sejenisnya,” kata Kapolda. Brigjen Pol Muchlis AS Orang nomor satu di Kepolisian Daerah Jambi ini merupakan putra Batanghari. Dia juga menyampaikan pesan khusus untuk masyarakat Kabupaten Batanghari, agar selalu menjaga situasi yang sudah kondusif dan menjaga kebhinekaan. “Untuk masyarakat Kabupaten Batanghari, saya berpesan agar menjaga situasi yang sudah kondusif. Menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kebhinekaan dan saling menghorm...