Skip to main content

Muspida Kota Bogor : Selamat Natal Bagi Warga Nasrani



BOGOR- Walikota Bogor bersama Muspida kunjungi beberapa gereja di kota Bogor,menggunakan Bis dalam kunjungannya di Gereja Katedral jl Kapten Muslihat wali kota Bima Arya mengucapkan Selamat Natal bagi seluruh jemaat yang hadir pada saat kebaktian Malam Misa Natal tak ketinggalan Kapolres Bogor Kota menyampaikan Salam yang sama ” Selamat Natal semoga Damai Natal menjadi berkah bagi semua warga kota Bogor.dalam kunjungan ke Gereja GPIB Zebaoth Bima Arya sempat keliling masuk melihat acara kebaktian yang berlangsung khidmat.(24/12/2014) Perjalanan dilanjutkan mengunjungi Gereja GKI di Jalan Pengadilan,dan dalam kesempatan tersebut Bima Arya juga menyampaikan selamat Natal bagi jemaat GKI yang hadir di kebaktian Natal .

Beberapa warga jemaat menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan ucapan selamat Natal kepada Jemaat GKI yang Hadir,Walikota dan Kapolres Bogor Kota juga menyampaikan Selamat Natal dan semoga Hari Natal ini membawa kedamaian untuk semua warga kota Bogor. 

Hadir pada Rombngan Wali kota Bogor ,Kapolres Kota Bogor,Dandim kota Bogor,Dandenpom,Kejaksaan dan Sekda Kota Bogor. 

(Kutipan : http://koranbogor.com/headline/24/12/2014/muspida-kota-bogor-selamat-natal-bagi-warga-nasrani-kota-bogor.html )

Comments

Popular posts from this blog

Tim Antik Siginjai Razia, Tamu Grand Club Kocar-Kacir

Petugas Ditresnarkoba Polda Jambi LAPORAN ANDRA RAWAS Sumber  : infojambi.com  WN-JAMBI : Takut dirazia petugas gabungan Ditresnarkoba Polda Jambi, Rabu (7/3/2018), pengunjung tempat hiburan malam, Grand Club di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, panik. Sebagian besar pengunjung berusaha melarikan diri. Petugas gabungan ini memang sedang menggelar razia Anti Narkotika (Antik) Siginjai 2018. Sejumlah pengunjung yang tengah mabuk minuman keras digeledah. Mereka bahkan menjalani test urine. Dalam razia ini dilibatkan pula Tim Dokkes Polda Jambi yang dikawal ketat polisi bersenjata. Dari tes urine tersebut, empat orang pengunjung dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Satu diantaranya wanita. Mereka kemudian diamankan di Polda Jambi. “Sudah lamo aku makai narkoba, terkahir aku pakai inex,” kata Fitri, wanita yang terjaring razia saat diinterogasi petugas. Fitri mengaku terakhir memakai narkoba Rabu sore, di Pulau Pandan. “Tadi jugo makai, tapi barangyo dak ba...

Kapolda Jambi Ajak Warga Hindari Berita Hoax

Laporan Raden Soehoer Sumber : Infojambi.com WN-Jambi : Saat ini berita hoax makin menjadi-jadi, apalagi di media sosial. Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS, saat kunjungan kerja (kunker) ke Polres Batanghari, Rabu (7/3/2018) mengharapkan seluruh warga Jambi dan Batanghari menghindari berita hoax atau pemberitaan yang menyebarkan kebohongan, menyampaikan pesan pesan ujaran kebencian, termasuk provokasi yang menyebabkan masyarakat jadi berkotak-kotak atau berpecah belah. “Agar selalu kondusif, mulai saat ini hindari berita hoax dan sejenisnya,” kata Kapolda. Brigjen Pol Muchlis AS Orang nomor satu di Kepolisian Daerah Jambi ini merupakan putra Batanghari. Dia juga menyampaikan pesan khusus untuk masyarakat Kabupaten Batanghari, agar selalu menjaga situasi yang sudah kondusif dan menjaga kebhinekaan. “Untuk masyarakat Kabupaten Batanghari, saya berpesan agar menjaga situasi yang sudah kondusif. Menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kebhinekaan dan saling menghorm...

Kelahiran TNI Mulanya Tidak Direstui

Pelantikan Jendral Soedirman dilakukan oleh Presiden Soekarno [Foto/Perpustakaan Nasional] Pemerintah RI setelah proklamasi lebih mengedepankan jalur diplomasi ketimbang membentuk angkatan perang. BKR bermunculan di berbagai daerah atas inisiatif kaum muda dan menjadi cikal-bakal TNI. Usulan agar dibentuknya angkatan perang RI sempat ditolak. Hingga lahirlah BKR yang pada akhirnya nanti beralih-rupa menjadi TNI. WN - Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 itu tidak hanya memberikan kebahagiaan, namun sekaligus kewaspadaan. Jepang masih menjadi ancaman meski sudah kalah perang. Bisa saja terjadi bentrokan sebelum pasukan Sekutu tiba untuk melucuti senjata mereka. Selain itu, Sekutu juga perlu diwaspadai. Situasi genting ini memunculkan silang pendapat antara kaum muda dengan golongan tua. Para pemuda menginginkan agar Indonesia secepatnya membentuk angkatan perang, setidaknya untuk membela diri jika terjadi hal-hal di luar perkiraan. Apalagi, di berbaga...